Wednesday, May 28

7 Rahasia Kesuksesan Bepergian Dengan Balita


Ketika anda berniat akan berpergian dengan anak anda, kami anjurkan kepada anda untuk menganggap teman seperjalanan anda (anak anda) akan menambah dimensi baru dalam pengalaman bepergian anda. Pastikan, tekan harapan idealis anda yang harus begini begitu, siapkan sasaran yang realistis dan tentukan mana yang lebih nyaman bagi anda dan anak anda. Dalam perjalanan bukan saatnya anda mempertaruhkan pola yang selama ini anda pertahankan didalam rumah, tapi sedapat mungkin anda pertahankan, tanpa harus memaksa anak anda agar menurutinya, sehingga perjalanan anda akan tetap mengasyikkan baik bagi anda maupun anak anda. Disini ada beberapa saran yang telah diuji coba oleh beberapa pasangan orang tua, ketika mereka mengajak balita dalam suatu traveling.

Menjadi Fleksibel


Melakukan perjalanan dengan anak-anak dapat menjadi pengalaman yang indah, jika anda pergi tanpa beban. Mungkin anak anda akan merasa bosan jika selama perjalanan dia hanya menghabiskan waktu dengan duduk dalam waktu yang lama, tidak seperti biasanya yang dia dapat dengan bebas berekplorasi untuk berlarian kesana kemari menuruti keaktifan anak sebagai balita. Nah, jadikan rencana perjalanan anda sesimpel mungkin. Caranya, batasi dengan satu akitfitas yang menyibukkan dia selama diperjalanan dan pastikan anak anda akan betah melakukannya, atau jika anak anda ingin menghabiskan waktu untuk berendam di kolam renang hotel atau sekadar bermain air di kamar mandi penginapan anda.

Pilihlah Tujuan Perjalanan Yang Cocok Untuk Keluarga

Plihlah tujuan atau tempat santai yang biasanya khusus untuk anak-anak, sehingga anda tidak pusing untuk mencari informasi bagaimana tempat yang akan anda kunjungi. Kami menganjurkan beberapa pilihan yang cocok untuk dapat anda nikmati dengan keluarga anda, diantaranya, pantai, perkemahan keluarga, wisata alam atau tempat rekreasi yang cocok untuk anak-anak agar dapat menyalurkan keaktifannya. Hidari keramaian, tempat tujuan wisata yang terlalu banyak pengunjung, tempat-tempat wisata yang tanpa tempat berteduh dan tempat-tempat lainnya yang akan menambah tantangan anda, dengan anak balita dalam gandengan anda. Carilah hotel yang cocok untuk keluarga, yang memperbolehkan anak-anak bebas untuk tinggal dikamar orang tuanya, lengkap dengan makanan gratis untuk anak-anak atau model sarapan prasmanan yang harganya termasuk dengan harga kamar anda.

Bawa Serta Minuman dan Makanan Kecil

Pastikan anda membawa air minum dan makanan kecil secukupnya pada setiap kesempatan anda bepergian dengan anak-anak. Anak-anak dapat terserang dehidrasi selama dalam penerbangan dan balita tidak selalu dapat bertahan menunggu layanan makanan (atau mereka malah menolak makanan yang disediakan dari penerbangan ketika sudah waktunya). Anda mungkin dapat memesannya sebelum keberangkatan ketika pemesanan tiket. Akan tetapi, perlu anda ingat baik dalam perjalanan udara ataupun darat, akan lebih baik bagi anak-anak untuk menyertakan makanan siap saji yang mudah dibawa seperti sereal, buah atau sayuran yang sudah dipotong, jus buah dengan kemasan sekali minum, kue-kue kering dan makanan lainnya sesuai dengan usia balita anda. Memberikan balita anda makanan dengan selang waktu tertentu, akan seperti memberikan anak anda sesuatu yang sudah ia tunggu. Jangan lupa, bawa serta tissue basah agar memudahkan anda membersihkan sisa makanan yang tersisa.

Rencanakan Untuk Sesering Mungkin Ambil Jeda Perjalanan


Jika anda membawa mobil, usahakan untuk berhenti sejenak disela waktu perjalanan anda, sehingga balita anda dapat meluruskan anggota badannya dan berkeliling sejenak untuk membuang energi yang tertahan. Bawalah serta bola karet atau bola tiup untuk memberikan aktifitas kecil disela jeda perjalanan dan buku cerita kecil untuk menenangkannya. Pilihlah taman atau daerah piknik dalam rute anda, mungkin anda dapat ambil bantuan online mapping service seperti dalam fasilitas Google Maps, Yahoo Maps, atau MapQuest, atau fasilitas city guide seperti GoCityKids or CitySearch. Selesaikan perjalanan darat anda selekas mungkin sehingga semuanya mendapatkan waktu untuk beristirahat setelah menghabiskan waktu diperjalanan.

Pikirkan Keselamatan


Ketika berpergian dengan anak anda, pastikan sertakan tempat yang anda kunjungi tidak membahayakan balita anda, jika anda memilih perjalanan darat, pastikan tempat duduk bayi terpasang secara tepat. Pakailah tirai jendela mobil yang dapat dilepas untuk melindungi anak anda dari teriknya panas. Mungkin lebih baik anda memberikan pakaian dengan warna mencolok, sehingga anda tetap mengenalinya dalam keramaian dan letakkan kartu nama anda beserta informasi identifikasi di salah satu saku bajunya, jika sampai terjadi anda terpisah dengan anak anda.

Bawa Serta Tas Kesukaannya

Salah satu cara untuk menyenangkan hati anak anda selama perjalanan adalah bawalah tas kesukaannya dan penuhi dengan mainan kesukaannya. Mungkin anak anda menyukai mainan puzzle, boneka, mobil-mobilan, krayon, buku cerita atau mainan lainnya, bungkuslah salah satu mainan kesukaannya sebelum anda berangkat dan hadiahkan pada anak anda dalam perjalanan. Nah, jika anda akan bepergian jauh, mungkin dari sekarang anda harus sembunyikan sampai tiba saatnya anda memberikannya.

Pilih Perjalanan Yang Praktis


Agar anda mendapat gambaran apa saja yang cocok dan tidak selama dalam perjalanan atau jauh dari rumah, mungkin anda dapat melakukan uji coba sebelum perjalanan besar tersebut terjadi. Mungkin anda bisa pergi agak jauh ketika akhir pekan. Dari uji coba ini anda akan dapat menerka apa saja yang perlu dibawa dan tidak, berapa lama anak anda betah duduk di kursi bayi dan mainan mana yang membuat anak anda asyik selama diperjalanan.

Semoga tips ini bermanfaat bagi yang ingin mengajak anaknya bepergian jauh. Masih tentang bepergian jauh, so jangan lewatkan tips selanjutnya…

Saturday, May 17

Manfaat Bermain Bagi Perkembangan Anak



By :Kim Wallace

Berilah kebebasan bagi anak anda untuk melakukan ekplorasi dan uji coba dengan dunia yang ada disekitarnya juga dunia emosional dari dalam diri mereka, kata Linda Acredolo, professor psikologi di Universitas California di Davis dan pengarang dari buku Baby Sign; How to Talk With Your Baby Before Your Baby Can Talk dan Baby Minds; Brain-Building Games Your Baby Will love. Meskipun tampak seperti hanya permainan sepele dimata anda tetapi banyak sekali –dari menyelesaikan masalah, membangun keterampilan, mengusai tantangan mental dan jasmani- kejadian dibalik sebuah permainan yang dimainkan anak anda. Disini ada beberapa hal yang mungkin anak anda alami dan ketahui selama bermain, termasuk beberapa saran supaya anda dapat membantu bagaimana supaya bermain dapat bermanfaat bagi anak anda.

Bermain membangun kreatifitas imaginasi

Bermain sandiwara, pura-pura atau permainan yang melibatkan daya khayal, adalah salah satu landasan bagi dunia anak-anak. Kebanyakan anak menunjukkan perilaku seperti ini ketika dia menginjak umur dua tahun. Hampir segala sesuatu dapat memacu imaginasi anak, termasuk segala macam objek yang tiap hari ada disekitar anda. Hal ini dikarenakan anak-anak menggunakan objek sesuatu sebagi lambang atau tanda, seperti kata Acredolo, bahwa anak mempelajari bahwa satu objek sesuatu dapat berlaku untuk sesuatu yang lain. Menggunakan daya khayal kemampuannya untuk berpura-pura, maka dia dapat membentuk sepotong balok kayu menjadi sebuah perahu, beberapa panci dan wajan menjadi satu set alat drum.

Bukan hanya objek keseharian yang dapat dirubah dalam dunia imaginasinya, tetapi juga peran yang diperankannya didalam permainannya. Dalam bermain dia dapat menjelma dari peran menjadi pahlawan super, ayah sampai peran polisi dengan mudahnya. Dengan mencoba bermacam-macam pekerjaan dan identitas maka dia dapat menjelajahi bermacam-macam alur cerita dan akibat. Terkadang cerita-cerita yang dia perankan adalah bayangan dari persoalan yang berusaha ia pahami kata Patty Wipfier pencetus Parent Leadership Institute, di Palo Alto, California. Jika pada saatnya dia mendapat adik baru dalam keluarga, mungkin dia akan menggabungkan banyak perilaku pengasuhan anak dalam permainannya, misalnya menirukan bagaimana anda berinteraksi dengan adik barunya. Dengan kata lain permainan imaginasi memberi anak anda perasaan kontrol diri sebagaimana dia menjelaskan drama keseharian dan mempraktekkan aturan-aturan perilaku social.

Yang anda lakukan untuk mendorong anak anda pada permainan imaginasi: Sediakan kotak mainan yang biasa dipakai anak anda ketika bermain sandiwara. Barang-barang dewasa versi anak, seperti telpon mainan, mainan peralatan dapur, dapat membantu dia memfasilitasi bermain peran dan mainan bongkar pasang, seperti balok lego dengan berbagai warna dapat memberikan jalan bagi berbagi kemungkinan tak terhingga untuk daya imaginasinya.

Bermain mengembangkan ketrampilan bergaul anak
Sebagai anak kecil, biasanya anak-anak bermain berdampingan tanpa komunikasi yang jelas (ini dinamakan permainan pararel). Selama masa prasekolah , mereka mulai berinteraksi satu sama lain dengan cara membuat alur cerita yang ruwet secara bersamaan. Ketika mereka melakukan hal ini, sebenarnya mereka belajar untuk berunding, bekerjasama dan berbagi (meskipun sebagian anak-anak belum mengusai kemampuan berbagi sampai berumur sekitar 4-6 tahun). Ketika anak-anak berebut siapa yang akan mendapatkan peran ayah atau siapa yang akan memakai topi ungu, sebetulnya hal ini mengembangkan ketangkasan pergaulan yang sangat penting bagi perkembangan mental mereka.

Bagaimana mendorong kemampuan bergaul anak dengan bermain: sesudah anak anda memasuki prasekolah (playgroup atau taman kanak-kanak) dengan serta merta dia akan menemukan teman main. Akan tetapi dia membutuhkan anda untuk semakin memperat hubungan dengan temannya ketika diluar sekolah. Cara termudah yang dapat anda lakukan dengan teman barunya adalah membentuk jadwal bermain dengan teman-temannya diluar jam sekolah atau kumpulkan anak anda pada suatu kesempatan bersama teman-temannya. Sediakan bola atau aktifitas permainan lainnya, lalu diam-diam monitorlah dari jauh sejauh mana anak anda dapat menguasai kecakapan bergaulnya, seperti berbagi, berkerjasama atau cenderung sombong. Dan perhatikan jika mungkin dia membutuhkan bantuan anda.

Bermain meningkatkan perkembangan jasmani

berbagai macam permainan jasmani akan membantu mengembangkan kemampuan yang berbeda, misalnya, dengan melompat anak mengembangkan kemampuan keseimbangan, permainan panjat bola dunia mengembangkan kemampuan kekuatan fisiknya dan aktifitas olahraga anak belajar untuk dapat bermain koordinasi. Kemampuan motorik lainnya seperti berlari, melempar dan mengayuh biasanya akan bertambah baik seiring bertambahnya usia anak. Anak usia 3 tahun biasanya suka menyusun balok menjadi menara yang tinggi, disini mereka tidak hanya belajar tentang gaya berat-grafitas, dan keseimbangan tetapi juga belajar koordinasi tangan dan matanya. Jangan sepelekan, karena keterampilan yang senantiasa dikembangan anak selama bermain lambat laun akan membantu dirinya untuk dapat mandiri seperti, memakai baju dan sepatunya tanpa bantuan anda, yang nantinya akan memberikan mereka perasaaan independent.


Diantara manfaat non-fisik dari bermain antara lain, dengan bermain membantu anak anda keluar dari kejenuhan rutinitas sehari-hari. Karena sebetulnya, jika masa bermain anak anda berkurang mungkin anak anda akan menjadi pemarah dan keras hati, atau bisa jadi terkena obesitas-kegemukan, karena kurang beraktifitas.

Bagaimana anda mengembangkan permainan fisik: Salah satu cara terbaik untuk menjadikan anak anda aktif bermain adalah dengan memberikan contoh pada mereka, jadi baik sekali jika anda ikut andil dalam permainan mereka. Hal ini dapat dilakukan dari rumah, dengan mengadakan permainan aktifitas fisik , seperti bermain petak umpet ketimbang hanya menonton tv. Bisa juga bermain lempar kacang atau bermain gerak dan lagu. Permainan outdoor, misalnya membuat istana dari dundukan pasir, bermain bola, bersepeda bersama dengan anak anda.

Nah, setelah tau betapa besar manfaat permainan untuk perkembangan anak, maka jangan larang anak anda untuk berekplorasi selama tidak membahayakan dirinya, jadi pengawasan patut diperhatikan agar jangan sampai anak bermain yang akan membahayakan dirinya. Semoga bermanfaat...

Diterjemahkan dari sebuah artikel dari parent center dengan judul asli How Your Child From Play.

Friday, May 9

Sebuah Catatan Tentang Pemadaman Listrik

Sepertinya menggelikan jika di zaman era globalisasi ini kita masih merasakan peristiwa seperti baru masuknya aliran listrik ke daerah kita, apalagi hal tersbut terjadi disebuah ibu kota negara. sudah beberapa bulan ini diberlakukan pemadaman listrik berkala untuk semua wilayah Pakistan, tak terkecuali ibukota sendiri, yang karena hal ini secara tidak langsung melumpuhkan beberapa industri-industri menengah kebawah. entah siapa yang layak dijadikan kambing hitam atas peristiwa ini, harga minyak dunia yang semakin melambungkah? atau para birokrat yang kurang lihai memprediksi cadangan energi yang ada?

Pembangunan infrastruktur yang meliputi perluasan jalan di ibu kota (Islamabad khususnya) tidak memberikan jaminan nantinya akan menambah surplus kota, tetapi justru terkesan pembangunan yang dipaksakan tanpa pertimbangan matang, terutama sudah cukupkah pembangkit yang ada? sementara pembangkit tenaga nuklir masih akan entah kapan dapat terselesaikan.

Disamping itu, pemberitaan tentang niat pemerintah untuk mencabut semua subsidi BBM membuat semuanya semakin was-was. mungkin pemerintah sudah sampai di titik klimaks untuk tetap bertahan memberikan subsidi yang ujung-ujungnya didapat dari soft load, terutama dari negara-negara donor. tak pelak lagi, begitu pemerintah mencabut subsidi maka kenaikan tajam akan serta merta terjadi pada seluruh produk, sehingga menununkan daya beli masyarakat. nota kesepahaman antara Pakistan dengan Iran, belum memdapatkan respon positif dimata rakyatnya.

Terpaan musim panas ini tidak merubah pemerintah untuk tetap memberlakukan pemadaman listrik bergilir, hampir setiap empat jam sekali terjadi pemadaman listrik, sehingga jika ditotal seluruhnya hampir 5 jam dalam 24 jam terjadi pemadaman listrik. mungkin sebentar lagi pakistan akan kembali berkobar, berkobar bukan karena isu terorisme tapi berkobar karena masalah perut rakyatnya, seperti kata sebuah tulisan di koran lokal beberapa waktu lalu yang mengatakan "dont let hungry get angry".

Selayaknya pemerintah harus cepat tanggap, jangan sampai bertindak lambat menunggu kemarahan rakyat yang kelaparan, kasus listrik, energy shortage, melambungnya harga kebutuhan pokok harus segera dicermati.

Monday, May 5

Tips Menikmati Makan Diluar Rumah Bersama Anak Anda



Tentu seringkali kita perhatikan kenapa kebanyakan para orang tua yang mempunyai anak balita cenderung untuk lebih memilih untuk makan dirumah ketimbang jajan ke rumah makan atau restoran, dimana ceceran makanan yang berjatuhan hanya akan mengenai keluarga terdekat bukan orang asing. Tetapi terkadang terpaksa-dan mungkin juga sebagai hiburan- untuk menikmati makan diluar rumah dengan mengunjungi rumah makan atau restoran. Jika anda sebagai orang tua dengan anak usia 2-4 tahun dan anda merasa tidak nyaman untuk memilih makan diluar rumah, berikut ada beberapa tips yang mungkin dapat membantu anda:
Sebelum anda pergi

Siapkan segudang trik, misalnya bawalah serta bermacam-macam hiburan untuk anak anda, termasuk buku favoritnya, permainan, dan mainan anak yang tidak menimbulkan kebisingan. anda harus dapat menaksir lama waktu yang anda butuhkan selama makan diluar, jika anda perkirakan satu jam maka jadikan 2 jam dan bawalah segudang trik yang telah anda siapkan tadi agar menjadikan anak anda dapat tetap tenang ditempat tanpa harus mengganggu ketenangan orang lain.

Jika anda mempunyai anak hiperaktif yang sulit untuk dapat tenang, bawalah serta beberapa mainan kecil yang baru, dengan begitu mainan tersebut akan memikat perhatiannya, paling tidak sampai pesanan menu anda siap. Dapat juga anda persiapkan makanan kecil favoritnya jika pelayanan restoran terlalu lambat atau menu restoran tidak sesuai dengan selera anak anda, (bukan berarti jika anak anda suka dengan macaroni keju buatan anda lalu anak anda juga akan menyukai macaroni keju versi restoran).

Pilihlah restoran yang tepat. Pilihlah restoran yang cocok untuk anak-anak, lebih baik pilihlah sembarang restoran yang ramai sehingga jika sampai anak anda berisik, maka keberisikannya itu tidak akan mengganggu kenyamanan orang lain. Usahakan untuk pesan tempat duduk sebelumnya sehingga begitu anda sampai, tidak perlu menunggu lama untuk sekedar mencari tempat duduk yang cocok.

Tentukan beberapa peraturan dan terapkan peraturan tersebut dalam rumah. Anak-anak adalah individu yang patuh pada kebiasaan, jika anda telah menerapkan peraturan yang sesuai dengan perkembangan umur anak anda dilingkup rumah anda, maka anda akan mendapati anak anda akan serta merta menerapkannya ketika anda ajak anak anda untuk makan diluar.

Usahakan untuk sampai ditempat seawal mungkin. Jadilah anda yang paling awal baik itu untuk menu sarapan, makan siang atau makan malam, sehingga anda akan cepat mendapatkan pelayanan. Pelayanan yang cepat artinya sedikit gap antara memesan dan datangnya pesanan anda, ini artinya meminimalisir anak anda yang aktif untuk membuat keributan atau kebisisngan.

Anggaplah acara makan diluar sebagai hadiah. Untuk memotivasi anak anda agar tetap menjaga sopan santun didepan umum, jadikan acara makan diluar sebagai peristiwa spesial dimana sopan santun tidak hanya dianjurkan tetapi diwajibkan.

Ketika anda sampai

Pesanlah makanan favorit anak-anak. Harus anda ingat, ini bukan saat yang tepat untuk mengenalkan anak anda pada makanan baru yang dia belum pernah mencicipinya. Tetap pesan makanan favorit anak anda, yang anak anda sudah biasa mengenalnya dan menyukainya. Biasanya di beberapa restoran menyediakan menu khusus anak-anak, nah anda dapat memesankan diantara menu tersebut.

Jangan mengulur waktu. Tanyakan pada pelayan restoran untuk dapat menyajikan pesanan untuk anak anda secepatnya atau paling tidak bawalah serta makanan kecil kesukaannya, misalnya biscuit, yang dapat dia nikmati sampai pesanan makanannya siap disajikan.

Terus bergerak. Jangan mengharapkan anak anda 2-4 tahun menunggu sementara yang dewasa menikmati hidangan pembuka atau salad, sementara diam-diam mereka mengkrikiti makanan lain, akan tetapi usahakan, begitu anda duduk pesanlah hidangan pembuka yang memungkinkan bagi anda untuk dapat berbagi dengan anak anda, atau jika tidak ada yang sekiranya cocok untuk anak anda, lewati menu pembuka dan langsung ke hidangan inti.

Simpanlah beberapa menu atau minuman spesial pada restoran yang pernah anda kunjungi. Memberikan kelonggaran pada anak anda untuk memesan makanan spesial yang jarang atau anda larang dirumah, misalnya memperbolehkan anak anda untuk memesan soft drink (yang mungkin anda larang dirumah). Perlakuan seperti ini akan mengambil perhatian mereka bahkan meperkuat alam pikiran mereka bahwa acara makan diluar adalah sesuatu yang istimewa bagi mereka.

Jadilah anda orang yang peka. para pelayan restoran yang melayani anda -mereka yang anda minta untuk mepercepat ke hidangan utama, meminta tambahan keju parmesan untuk hidangan pasta, menukar sajian es krim menjadi lebih cocok untuk anak-anak-mereka juga perlu memunguti ceceran biscuit yang berjatuhan di lantai, berikanlah sedikit penghargaan atas pelayaan ekstra yang anda minta sehingga dikesempatan lain kunjungan anda, mereka serta merta akan memberikan pelayanan yang lebih baik.

Tahan emosi anda

Berharap yang realistik. Mengakui bahwa makan diluar bersama anak-anak tidak seperti makan diluar dengan orang dewasa. Sangat tidak masuk akal jika anda mengharapkan anak usia 2 tahun untuk dapat duduk dengan tenang, berbicara dengan pelan selama sejam. Sebaiknya, fikirkan bahwa acara makan diluar ini sebagai kesempatan yang mengikutsertakan anak anda, ini dapat berarti melakukan permainan, berbicara dengan anak anda, membaca dan mungkin sedikit berkeliling. Karena sangat sulit mengharapkan anak balita anda untuk tetap sopan dan tenang seperti yang anda harapkan.

Tahan emosi anda, restoran bukan tempat yang melibatkan anda pada kepada konfrontasi yang tidak perlu dengan anak anda. Tetaplah pada perilaku dasar anda (tetap tenang dan tidak mengganggu kenyamanan orang lain) dan sikap yang layak. Jadi, biarkan pelanggaran kecil terjadi ketimbang melepaskan amarah anda yang pada akhirnya merusak acara spesial anda.

Bagilah kesibukan anda. Untuk menjadikan sesuatu agar berjalan lancar, anda dan pasangan anda harus terlibat dalam pengaturan makan. Jika anak anda menuntut untuk dilayani (disuapi dan sebagainya), bergilirlah dengan pasangan anda, sehingga salah satu dari anda menghabiskan makanannya terlebih dahulu sementara anda memberikan perhatian pada anak anda.

Gigih. Meskipun jamuan anda harus berakhir dengan kumpulan makanan yang tidak tersentuh atau tersisa, cobalah kembali. Dan ingatlah, bahwa jika anak berlatih untuk dapat berlaku yang sopan dan sedikit tantangan anda pada acara makan diluar kali ini, pada akhirnya akan memberikan hadiah yang mengagumkan: bahwa keluarga anda menikmati pengalaman di restoran yang menyenangkan.

Artikel terjemahan dari: How to dine out with kids...and enjoy it! by: The Parent Center Editorial Staff