Monday, April 5

Sebuah Legasi

Sebetulnya saya tidak suka menuliskan ini semuanya, mungkin karena ego saya sebagai seorang student yang dosenya dengan semena-mena merubah-rubah tugas yang sebelumnya kami sepakati bersama. Whateverlah, mungkin dia tipikal dosen yang authoritative..but somehow, akhirnya saya menulis juga, tentang perjanjian Yalta Agreement yang banyak kalangan mengira perjanjian ini sebagai tonggak sejarah pergolakan perang dingin karena basis perbedaan ideoogi.

Masih penasaran lanjutannya disini

6 comments:

  1. Mam, waduh kemana aja nih. Kangen juga saya ama blog ini hehe. Btw, gawat juga tuh dosen kalo gitu ya mam. Tapi mo gimana orang maunya gitu hehe. Semoga sehat semua..

    ReplyDelete
  2. Apa ada rencana buat posting tentang "Yalta Agreement"

    ReplyDelete
  3. udah akh, meski penasaran dengan tulisannya ku komen dulu di sini.

    ReplyDelete
  4. doooccchhh... ga ngertiiiii....

    ReplyDelete
  5. topik awal ama gagasan akhir nya gak nyambung.......

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar jika ada yang ingin anda sampaikan untuk postingan ini.
Regard,
Mama Hilda