Thursday, April 30

Award di Penghujung Musim Semi

Tidak terasa semburan panas mengawali pergantian musim semi ini, tapi masih tersisa keindahan bunga yang menari-nari di tiap sudut jalan. Rasanya masing-masing tetumbuhan berusaha bersolek dan memperlihatkan keindahan yang dimilikinya, sampai-sampai rumput pun turut merayakan pesta bunga, dengan mempertontonkan gaya magis kembang liar yang memenuhi lahan-lahan yang kosong. Atau jika agak naik keatas, ke bukit Margalla..aroma bunga kemuning liar tercium harum semerbak. Jalan-jalan raya dirindangi dengan nuansa ungu pohon Chakaranda, sementara terik matahari mulai berasa memijar dan sebentar lagi bunga-bunga sedikit-demi sedikit akan terkikis oleh teriknya panas.

Ketika siang mulai memanjang, adzan Maghrib berkumandang pada pukul 7.30 sore sementara adzan Shubuh mulai terdengar jam 4 pagi, adalah pertanda siang akan semakin panjang, malam akan terasa singkat. Dan sebentar lagi sekolah-sekolah akan menghadapi ujian akhir yang akan ditutup dengan libur panjang selama musim panas. Biasanya selama dua setengah bulan libur ini anak-anak sekolah dibekali dengan setumpuk pe er yang kira-kira disebut dengan istilah fun-raiser, yang nantinya dikumpulkan mengawali masuknya masa tahun ajaran baru, pertengahan Agustus yang akan datang.

Rasanya jenuh kalau ngrasani hiruk pikuk tingkah polahnya pemerintah Pakistan yang saat ini sedang semangat menghabisi kawanan kelompok Taliban, yang beberapa waktu lalu sempat menguasai wilayah Buner, hanya berjarak 100 km dari kota Islamabad. Amerika mulai gatal-gatal dan garuk-garuk kepala, hingga baru-baru ini akan kembali mengucurkan dana tidak kurang dari 400 juta dollar untuk membantu Pakistan memerangi terorisme. Padahal sekarang tidak kurang sudah menelan sekitar 165-an juta dollar, jika dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan dan industri di kawasan FATA maupun Swat tentu tidak ada lagi apa yang disebut Taliban. Tapi entahlah, sepertinya Taliban ini juga dijadikan aset komoditas negara agar memudahkan kucuran bantuan asing mengalir ke dalam negeri, meskipun lagi-lagi hanya segelintir orang yang kebagian.

Kasus bom bunuh diri yang menewaskan sekitar 12 anak-anak sekolah beberapa waktu yang lalu membangkitkan kegeraman pemerintah, padahal baru saja pemerintah tengah menyetujui diterapkannya Nizam-l-Adl dengan syarat TNSM (Taliban) bersedia untuk meletakkan senjata dan tidak lagi mengancam serangan bom bunuh diri. Ah..tapi perjanjian hanya seumur jagung..

Bermula ketika suatu hari seorang anak kecil didatangi oleh orang tak dikenal dan meminta kepada keluarganya untuk dijadikan umpan bom bunuh diri. Kedua orang tua anak tersebut tentu saja menolak, sehingga keesokannya tetap mereka mengirim anaknya untuk tetap masuk sekolah, sampai tiba-tiba sepulang sekolah sang anak mendapatkan boneka mainan, entah dari siapa..dan bumm..!! ternyata mainan tersebut berisi bom dan anak tersebut tewas bersama belasan kawan lainnya..Tragis, apa untungnya..!! anak kecil ini tidak tau menahu bahkan keluarganya sendiri keberatan. Mungkin ini hanya sebuah kisah, karena masih banyak lagi nasib para suicide bomber yang melakukan aksi karena ketidaktahuan.

Peristiwa ini menaikkan amarah pemerintah sehingga seminggu ini nyaris tiga kota diserbu oleh pasukan tentara elit Pakistan, bermula dari wilayah Lower Dir, Buner, sementara di kawasan North Waziristan juga diserang oleh Drone-nya Amerika. Disisi lain Karachi memanas (kota industri dan kawasan pusat export-import terbesar yang merupakan jalur sea-exit untuk wilayah land-lock negara-negara Asia Tengah dan Afghanistan), hari ini di Karachi semua sekolah-sekolah, kampus-kampus, sampai madrasah-madrasah semua diliburkan, lebih dari 20-an nyawa melayang.

Taliban adalah neo-mujahidin zaman US ingin menghancurkan USSR, dulu mereka di tampung, di persenjatai, diberi tempat, di beri donasi kuat, sampai akhirnya melalui mereka Uni Soviet bertekuk lutut, setelah masa itu selesai, mereka dibiarkan begitu saja, dicuekin mungkin begitu kasarnya..tentu saja, idealnya begini..jika biasanya mereka dipergunakan, makmur kemudian mereka dibuang begitu saja, tentu akhirnya mereka akan mengelompok di satu tempat. Sampai kemudian mereka mendirikan negara Taliban di Afghanistan yang kemudian dihancurkan juga oleh Amerika. Terlepas kelompok ini islamist atau bukan, tapi saya hanya memandang dari sisi kebijakan strategi saja. Sampai ketika kelompok ini kocar-kacil, akhirnya mereka mengungsi membuat shelter di kawasan Tribal Area, wilayah Pakistan yang berada dekat dengan kawasan yang berbatasan dengan Afghanistan yang pemerintahannya bersifat semi otonom. Disinilah kekhawatiran US mulai gatal-gatal, mereka selalu bilang bahwa FATA the safe heaven-nya perekrutan teroris. Dan perlu anda ketahui..wilayah ini notabene dengan garis suku Pastun, yang mereka ini rata-rata sifatnya, tidak takut mati dan real gladiator, kalau boleh saya bilang.

Wes embuhlah..cerita ngga nggenah dan ngga karuan juntrungannya, lebih baik saya balik ke semula saja..mau posting award. Maaf sobat-sobat kalau baru sempat posting awardnya..
Pertama award dari mas Joe, blog opprek blogger yang banyak manfaatnya jika ingin belajar tentang blogging di blognya, dari tutorial sampai cara monetize blog juga bisa anda dapatkan di blog nya mas Joe ini. Sayang ketika posting ini blognya belum bisa diakses, jadi link nya to be continued..

Award yang kedua dari inuel dengan blog jomloku-nya yang sekarang lagi ganti kulit jadi hitam, barangkali lagi mau jadi hantu ya hehehe..awas lo nuel, blog cewek kalo hitam suka disapa mas..seperti blog saya, sering ada yang nyapa di sb dengan panggilan mas. Mungkin warna hitam identik dengan blog laki-laki kali ya..tapi ngga juga sih..untuk pe er nya saya sudah kerjaan sebelumnya, jadi nuel lihat pe er nya disini ya..

Award ketiga dari kang Dede, blog masih baru udah ketiban award, begitu katanya..makasih sekali sudah berbaik hati memberikan award ini ke saya. Semoga blog dede-online nya makin ramai, kalau udah ramai jangan lupa bagi-bagi rejeki..hehe loh apa hubungannya ya..just kidding kang..saya berharap suatu saat bisa transit di Singapura untuk minta jatah syukuran dari bisnis online nya hehehe..kapan ya..Naik SQ mahal rek..

Karena dapat award jadi saya mau kasi award ke satu blog saja, yang udah ngerjain saya dengan repiu-blog, dan sempat membuat saya ngakak guling-guling karena repiu nya, tapi makasih jadi nambahin pengunjung. And the award goes to blog trimatra..baru seumur jagung tapi sudah rame aja kayaknya lalu lintasnya, sebentar lagi perlu dikasi bang-jo biar pengunjungnya ngga tabrakan.

Sampun nggih..tugas saya di akhir bulan ini selesai juga..Untuk postingan awal bulan, saya akan share resensi buku tentang Gender and Democracy in Indonesia, sebuah buku baru terbitan 2009 hasil berburu di gugel. Karena beberapa waktu lalu saya pergunakan untuk resensi pemikiran kartini yang saya kirim ke koran setempat, nanti saya share buku dalam bentuk pdf nya bagi yang tertarik untuk memilikinya.

42 comments:

  1. Masih belum reda juga Mam di Pakistan? Ngeri2, tega2nya mereka memperalat anak kecil untuk melakukan bom bunuh diri.

    BTW maghriban jam 7.30 n Subuh jam 4? Berarti malam cuma sebentar ya mam, cuma 9 jam. Oh,iya awardnya selamat ya Mam. Saya juga dapet nih baru mo tak kerjain.

    ReplyDelete
  2. mam ati ati yah,,jauh jauh dari keributan,,heheheh,,
    maksih dah ngerjain prnya,,kurang ajar emng aku ini,,hehehehhe,
    trimakash mam,,jangan kluarr rumah bila perlu,klo lagi ribut2 takutnya kena juga,,hehehehe,,kasian thu trimatra banyak dapet Pr,,hahaha

    ReplyDelete
  3. tulisane seger mbak, ngalor ngidul ngetan ngulon malah enak rasane, dan marahi panas nunggu bukunya....

    memang senjata diproduksi terus nanti kalo nggak ada yang pake ato beli bingung juga investornya... bwahaha

    ReplyDelete
  4. ampun ndoro... kondisi kemanusiaan di negeri Pakistan.... Sebegitu sadisnya..shingga seorang anakpun ditawari (katanya) jihad... Tahu apa anak sekecil itu tentang jihad..??


    Award lagi... hehehehe... laris manizzz.. Congrat mam....

    ReplyDelete
  5. tulisan di musim semi ya bunda... bawa berita seputar gejolak di pakistan yang ngga ada habis habisnya.... memprihatinkan ya?

    PS : met atas awardsnya....

    ReplyDelete
  6. assalamu'alaikum
    sebelumnya salam kenal dulu nieh.
    sekali mbaca tulisan anda sangat sangat terkesan.
    banyak orang berperilaku atas nama suatu kebaikan namun kadang kurang benar....kadang juga tidak sedikit orang berperilaku atas nama kebenaran tapi caranya kurang baik...kebenaran yang tidak baik biasanya tidak senada dengan titah Tuhan...
    makasih bu....take care.

    ReplyDelete
  7. laporan dari pakistan selalu mengenaskan. ditunggu laporan berikut :)

    ReplyDelete
  8. kok makin hari ceritanya makin serem aja ya mam...masak anak kecil juga dimatiin gituh. astagfirullah...

    dus...laporan, dah puas belom ketawa guling2nya??

    ReplyDelete
  9. Semoga tercita kedamaian dimana deh, bunda my blog is close now mei baru opeen lagi deh

    ReplyDelete
  10. maaf baru kunjung lagi ya.. Mom..
    seminggu kemarin ngga bisa OL di blog nih...
    selamat atas award nya dan kutunggu postingan ttg Gender dan democracy nya ya...

    ReplyDelete
  11. yah....dunia kalo sudah dipenuhi nafsu angkara murka nggak Taliban nggak Amerika, semua cara digunakan untuk mencapai tujuannya. semoga cepat mereda situasi di sana.

    selamat atas awardnya.

    ReplyDelete
  12. Ambil napas panjang nih bu setelah baca.. Konflik emang gak akan membawa kebaikan untuk siapapun..

    Selamat yach awardnya..

    ReplyDelete
  13. Apakabar mam? semoga kabar baik yah...maaf baru ol lagi nih..
    semoga Pakistan juga bisa damai ya mam...

    hmmm lagi musim semi nih? aku sudah membayangkan...betapa indahnya musim itu..liat semua bunga muncul yah...

    selamat buat awardnya ya mam..

    ReplyDelete
  14. wah selamat yah mama, dah dapetin dan ngebagiin award juga......wah emangnya di sana lagheee rame ama perang yah.....hhhmmmmmkapan yah bakal seledai pelangnya

    ReplyDelete
  15. waduh msh perang2 juga ya...
    btw disana udh summer...msh berendem hildanya di bak mandi? hahahahah

    ReplyDelete
  16. Haduh panjang amat tulisanya...

    Kejam...

    ReplyDelete
  17. Wuihiiii.,. Mama huebat. Ternyata mau jg ngerjain pr. hehehe....
    Salam kenal Ma dari Semut...

    Dimana-mana Semut emang imut Ma...

    ReplyDelete
  18. he..he.. iya mam, kembang pete yang udah layu lg ya mam :)

    Gimana situasi di sana sekarang?

    ReplyDelete
  19. ihhiihhiih oo bunga kemuning itu, tapi kok kemupink ya warnanya....met hari kemuning mama *baru bangun tidur saya

    ReplyDelete
  20. musim semi ditambah award...

    serasa dipagi hari ngopi ditambah roti.... enyak enyak enyak enyak.... :D

    ReplyDelete
  21. mampir malming mau ngucapin selamat atas awardnya, mudah2an perang disana bisa usai mam :D

    semoga sehat dengan keluarga :)

    pamit...

    ReplyDelete
  22. Sudah musim semi ya, syukurlah gak kedinginan lagi. Di Indo lagi panas banget, pernah sampai 42 derajat C
    Anginnya aja panas.

    Btw selamat ya awardnya
    Maaf baru mampir nih. Biasa, akhir bulan sampai awal bulan lagi tinggi load kerjaan,

    Pondokku

    ReplyDelete
  23. Woooww udah banyak komentar..ya sudah aku nulis saja nggak komentar...

    ReplyDelete
  24. He..he... hebat mama, sekarang gimana situasi di sana Mam. Udah lumayan sepi kayaknya dari pemberitaan di TV.

    ReplyDelete
  25. mama hilda, maafin bunda ya baru bisa berkunjung lagi ke sini.
    semoga kondisi di sini tetap aman-aman sesuai dgn indahnya bunga di penghujung musim semi :))

    ReplyDelete
  26. duhhh..., coba kalo aku disana (tempat mom red)
    aku pasti hanya bisa sembunyi alias ngumpet saban hari he he he....
    ngeri banget kaya'e
    take care ya mam, Luv u always

    ReplyDelete
  27. Ga capek dan risau tuh mbak dengan hiruk pikuk pemberontakan dan riuh rendah politik di pakistan?? hehe

    ReplyDelete
  28. Kalo Caddie nya jenggotan masalahnya nanti bukan cinta segitiga lagi mum, tapi sesama jia..h.a..

    ReplyDelete
  29. ngeri
    but selamat ya atas awardnya

    ReplyDelete
  30. selamat yaa dan tambah semangat

    ReplyDelete
  31. mampir subuh mau ambil sikat gigi yang dibawa tadi mam :D

    wah musim semi mbikin suasana jadi bersemi teyusssss...heheheh

    sekalian odol atawa pasta giginya yakk mam :D

    ReplyDelete
  32. kunjungan di pagi hari...happy bloging :)

    ReplyDelete
  33. Wah serasa berada disana... Tulisan yang menyegarkan...

    ReplyDelete
  34. wah mau posting award tp banyak banget kalimatnya hehehe... mama hilda gitu lho... kalo saya mah secukupnya saja. gak pinter nulis :D

    ReplyDelete
  35. liat bunganya aja deh, tulisannya panjang banget matanya kriting...

    ReplyDelete
  36. Mam, saya datang! maaf jarang main sup sib alias super sibuk hehee

    ReplyDelete
  37. He's a stranger of some and a vision to none. He can never enough to be the one who standing in the front of us.

    ReplyDelete
  38. asik..dapet award lagi ya, ummi

    ReplyDelete
  39. @Seno: sekarang makin habis-habisan serangan militer pakistan kang.
    @Inuel: Sama-sama makasih juga awardnya ya.
    @Suryaden: Tulisane seger opo kembange kang hehe
    @Xitalho: Tragis memang..
    @Ifoell: ngga habis selalu jadi negara ter gak aman katanya.
    @Waluyo: Salam kenal juga ya..
    @Sibaho: siap komandan hehehe
    @Trimatra: kalo dibuat serem horor terus mas
    @Joe: saya juga cinta damai nih
    @Penny: Ngga pa pa mbak..santai aja, saya ngga ngejar setoran kok..hehehe
    @Sepur: Amien..
    @Ajeng: betul..
    @Atca: iya semoga damai
    @Harry: Makasih kang harry
    @Linda: tiga hari hujan lumayan jadi irit listrik karena kipas2 angin ngga nyala.
    @Herry:???
    @Rossisemut: PR yang sempat dikerjain, yang ngga sampat ada juga hehe
    @Cebong: bangun tidur gosok gini bong, bikin aroma di blog orang deh jadinya wkwkwwkw
    @Buwel: makasih
    @Indra: makasih
    @Gde Narayana: Makasih kang
    @Erik: makasih bang erik..iya sibuk ya..
    @Dexter: :))
    @Seno: makin perang ini
    @Bunda: gpp bunda..doakan aja moga krisis bisa selesai.
    @Bening: tempatnya jauh kok mbak..
    @Izka: capek, tapi bukan di ibukota kok
    @Suwung: makasih kang
    @Anak Nelayan: makasih
    @Gde Narayana: sikatan dulu baru kemari..
    @Fetra: makasih
    @Afrianti: makasih
    @Lyla: kalo kriting matanya di rebonding dong jeng hehehe..walah wong mata kok kriting tho..
    @Dede: udah ngerti saya kang, pasti kalo udah akhir n awal bulan kang dede absen ngeblog hehehe
    @Iam: makasih, duh award dari bang iam kelupaan..nanti ya di postingan award selanjutnya.

    ReplyDelete
  40. Harusnya award di musim semi begitu indah seindah bunga di gambar tuh...tapi kalau konflik terus negeriya, kapan dong nikmati alamnya.......

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar jika ada yang ingin anda sampaikan untuk postingan ini.
Regard,
Mama Hilda